๐Ÿ“– Tentang DPSBN

Sistem penomoran buku untuk setiap terbitan

DPSBN (Detak Pustaka Serial Book Number) adalah sistem identitas resmi untuk setiap buku terbitan Detak Pustaka โ€” termasuk buku-buku yang tidak dapat didaftarkan ke registry ISBN nasional.

Apa Itu DPSBN?

Identitas digital, bisa di-scan seperti barcode

Setiap buku terbitan Detak Pustaka diberikan kode DPSBN unik โ€” 13 digit angka yang juga berfungsi sebagai barcode EAN-13. Kode ini tercatat permanen di registry DPSBN dan bisa diverifikasi oleh siapa saja.

Seperti KTP bagi manusia โ€” setiap buku punya identitasnya sendiri, tidak ada dua buku dengan DPSBN yang sama.

CONTOH DPSBN
200-2026-00001-7
200
Prefix
2026
Tahun
00001
Urutan
7
Check
Mengapa Ada DPSBN?

Alternatif ISBN untuk buku yang tidak bisa didaftarkan

๐Ÿ“š

Buku Komunitas

Antologi karya komunitas, kelas menulis, atau kegiatan literasi yang tidak memenuhi syarat ISBN.

โœจ

Cetakan Terbatas

Terbitan dalam jumlah kecil (self-published, zine, chapbook) yang tidak ekonomis untuk daftar ISBN.

๐ŸŽฏ

Distribusi Khusus

Buku untuk kalangan internal, hadiah, atau distribusi terbatas lewat channel sendiri.

๐Ÿ’ก
Untuk Buku Ber-ISBN

DPSBN tetap diberikan sebagai identitas internal tambahan, tapi ISBN-nya tetap tercatat. Pembaca bisa verifikasi keaslian buku dari kedua sisi.

Cara Kerja

Sederhana & transparan

01
๐Ÿ“

Terbit

Buku didaftarkan ke sistem oleh tim redaksi.

02
โš™๏ธ

Generate

DPSBN unik + QR Code + Barcode otomatis dibuat.

03
๐Ÿท๏ธ

Cetak

Stiker ditempel di cover sebagai tanda identitas resmi.

04
โœ…

Verifikasi

Pembaca bisa cek keaslian via scan QR atau form verifikasi.

2+
Buku sudah tercatat di registry DPSBN