oleh Hera Dwinta Syarfini · Fiksi [FK]
Lamaran yang terjadi tiba-tiba membuat Hera merasa syok dan kesal dengan kekasihnya. Baginya semua terasa terlalu cepat, terlalu mengejutkan.
Lalu sebuah perjalanan bersama kemudian menguji keputusan itu—kata-kata yang salah, jarak yang nyaris tak terjembatani, hingga cincin yang hampir dikembalikan. Namun mereka tetap pulang berdampingan, seolah tidak pernah terjadi apa-apa.
Dan ketika Hera mulai percaya segalanya bisa dirapikan, hatinya justru dipatahkan dengan sebuah kebenaran yang datang dari orang terdekat.
Ingin tahu bagaimana kisah ini berlanjut?
Simak kelanjutannya di novel Remuk Tertata Vol. 2!
Buku ini tercatat resmi di sistem DPSBN Detak Pustaka.