oleh Heru Wahyudi, S.IP., M.Si · Sosial, Budaya & Politik [SOP]
Transformasi layanan publik ke ranah digital menawarkan kecepatan dan transparansi, namun juga menghadirkan risiko baru, mulai dari kebocoran data hingga birokrasi yang hanya berpindah kanal tanpa perbaikan nyata. Buku Mengawal Layanan Publik Digital: Pelajaran Pengawasan Ombudsman dan APIP di Daerah menempatkan pengawasan sebagai instrumen kunci agar digitalisasi berujung pada peningkatan mutu layanan dan akuntabilitas yang nyata.
Buku ini membahas Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) serta adaptasi pengawasan internal dan eksternal dalam menghadapi kompleksitas layanan digital. Tantangan nyata seperti kesenjangan kompetensi, budaya organisasi yang resisten, infrastruktur yang belum kokoh, dan ancaman keamanan siber juga dikupas secara praktis.
Kekuatan buku ini terletak pada pembacaan peran ganda lembaga pengawas: Ombudsman sebagai pengawas eksternal yang mengutamakan pengalaman warga, serta APIP sebagai pengawas internal yang memperkuat kepatuhan, kinerja, dan perbaikan sistem. Strategi penguatan partisipasi masyarakat, integrasi pengawasan berbasis data, dan pembenahan tata kelola data nasional juga dibahas agar layanan digital lebih transparan, akuntabel, dan dapat dipercaya publik.
Buku ini tercatat resmi di sistem DPSBN Detak Pustaka.